Desain Bentuk Rumah Adat Bugis dan Penjelasanya

Desain Bentuk Rumah Adat Suku Bugis dan Penjelasannya – http://thewritingjungle.blogspot.com/ : Salah satu Rumah Adat Suku Bugis yang terkenal di Sulawesi Selatan adalah rumah adat Bugis di Bone. Bola Soba atau biasa di namakan “Rumah Persahabatan” adalah rumah adat Bugis Bone yang terletak di Kab. Bone Provinsi Sulawesi-Selatan, Bola Soba di peruntukkan untuk para raja-raja terdahulu.

Desain Bentuk Rumah Adat Suku Bugis ini arsitekturnya hampir mirip dengan rumah adat Balla Lompoa yang berada di Gowa. Bangunan Traditional ini berdiri kokoh di atas tanah seluas ½ hektar di ruas jalan Latenritata, Watampone. Keseluruhan bangunan ini bermaterial dari bahan kayu, kokohnya bangunan ini berdiri hingga sekarang bisa dikatakana karena masyarakat Bone pada masa lampau telah menguasai seni arsitektur dan sipil yang memumpuni.




Berikut Desain Bentuk Rumah Adat Suku Bugis dan Penjelasannya, Rumah Adat Orang Bugis Bola Soba (Rumah Persahabatan) ini pertama kali dibangun pada masa pemerintahn Raja Bone yang ke-30, yang memegang pemerintahan pada saat itu adalah La Pawawoi Karaeng Sigeri sekitar tahun 1890, pada mulanya rumah adat ini di bangun hanya diperuntukkan untuk para raja-raja, namun pada saat Belanda melakukan ekspansi untuk menguasai Sulawesi, Rumah adat ini pun jatuh ke tangan Belanda dan pada tahun 1912 rumah adat ini di jadikan sebagai markas tentara Belanda, oleh Belanda rumah Bola Soba ini difungsikan sebagai Mess atau tempat penginapan para tamu Belanda pada saat itu, berawal dari sinilah Bola Soba di juluki sebagai Rumah Persahabatan.


Desain Bentuk Rumah Adat Bugis Bola Soba ini memiliki panjang 39.45 meter, dan terdiri atas 4 (empat) bagian utama, yaitu; Lego-Lego (Teras), Rumah Induk, Lari-Larian / Selasar yang menghubungkan Rumah induk dengan bagian belakang, dan bagian belakang yang diperuntukkan untuk dapur. Dinding rumah adat ini memakai ukiran pola dan kembang sebagai ciri khas kesenian Islam dan Banji (model swastika) yang diperkenalkan oleh orang Tionghoa. Memasuki bagian dalam rumah, tidak ada benda-benda monumental yang bisa menjelaskan secara terperinci tentang sejarah rumah adat ini. Bagian lain ruangan terdapat ‘bangkai’ meriam tua, potret lukisan Arung Palakka, Silsilah Raja Bone.

Nah itu dia sedikit informasi yang bisa saya berikan semoga bermanfaat, dan jangan lupa untuk selalu melestarikan budaya, salam budaya.


Post a Comment