Desain Bentuk Rumah Adat Kalimantan Selatan dan Penjelasannya

Desain Bentuk Rumah Adat Kalimantan Selatan dan Penjelasannya – Kalimantan Selatan merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menyimpan sejarah budaya dan arsitektur tradisional hingga saat ini, sehingga tidak heran bila Kalimantan Selatan merupakan salah satu tujuan wisata budaya yang sering dikunjungi oleh para pencinta budaya dan arsitektur tradisional Nusantara. http://www.rumahperumahan.com/

Kalimantan Selatan didiami oleh suku Banjar, sehingga rumah adat yang ada di Kalimantan Selatan dikenal dengan nama Rumah Adat Banjar. Desain Bentuk rumah adat Kalimantan Selatan terkenal unik dan memiliki ciri khas tersendiri yang terletak pada desain atapnya, sehingga rumah adat Suku Banjar ini diberi nama Rumah Adat Bubungan Tinggi, dikarenakan desain bentuk atapnya yang tinggi menjulang pada bagian bubungannya dengan kemiringan 45 derajat. Untuk lebih jelasnya, mari kita kenali lebih dekat rumah adat orang Kalimantan Selatan tersebut dalam tulisan Desain Bentuk Rumah Adat Kalimanatan Selatan dan Penjelasannya di bawah ini.

Desain Bentuk Rumah Adat Kalimantan Selatan dan Penjelasannya, Rumah Adat Bubungan Tinggi suku Banjar

Desain Bentuk Rumah Adat Kalimanatan Selatan dan Penjelasannya :

Desain bentuk rumah adat asal Kalimantan Selatan sangat dipengaruhi oleh susunan ruang yang ada didalamnya. Adapun susunan ruang yang terdapat dalam rumah adat Kalimantan Selatan adalah :

  • Bangunan Induk merupakan Tubuh bangunan yang memanjang lurus ke depan yang berbentuk persegi panjang. 
  • Kiri dan kanan bangunan Induk terdapat Anjung yang menempel (semacam teras). 

Tubuh bangunan induk yang memanjang terus ke depan dibagi atas ruangan-ruangan yang berjenjang lantainya. Dimulai dari ruang yang paling depan adalah :
    Desain Bentuk Rumah Adat Kalimantan Selatan dan Penjelasannya, Denah Rumah Adat Tradisional Suku Banjar
  1. Pelatar, ruangan yang berukuran 7 x 3 meter. Ruang ini juga disebut Pamedangan.
  2. Pacira, ruangan antara (transisi) yang terbagi dua bagian yaitu pacira dalam dan pacira luar. Pacira Dalam berfungsi untuk menyimpan alat pertanian, menangkap ikan dan pertukangan.
  3. Panampik Kacil, Merupakan ruang tamu muka. Permukaan lantainya lebih tinggi daripada lantai Palatar. Ruangan ini berukuran 7 x 3 meter.
  4. Panampik Tangah, merupakan ruang tamu tengah. Lantainya lebih tinggi dan ukurannya lebih luas dari ruang Penampik Kacil.
  5. Panampik Basar atau Ambin Sayup, Merupakan ruang tamu utama. Permukaan lantainya lebih tinggi dan ukurannya lebih luas dari ruangan Penampik Tangah, yaitu berukuran 7 x 5 meter.
  6. Palidangan atau Ambin Dalam, ruang bagian dalam rumah. Lantainya sama tinggi dengan lantai Panampik Basar. Luas ruangan ini 7 x 7 meter. Di dalam ruangan Palidangan ini terdapat tiang-tiang besar yang menyangga bubungan tinggi (jumlahnya 8 batang). Tiang-tiang ini disebut Tihang Pitugur atau Tihang Guru.
  7. Panampik Dalam atau Panampik Bawah, yaitu ruangan dalam yang cukup luas, lantainya lebih rendah dari pada lantai Palidangan, Luas ruangan ini 7 x 5 meter.
  8. Padapuran atau Padu, yaitu ruangan paling belakang. Permukaan lantainya lebih rendah dari ruang Panampik Bawah, Luas ruangan ini adalah 7 x 3 meter. Ruang ini berfungsi seperti dapur, yaitu sebagai tempat memasak, mencuci, mengeringkan kayu, dsb. (lebih jelasnya silhkan melihat denah rumah adat Kalimantan Selatan di atas bagian samping kanan).

Desain Bentuk Rumah Adat Kalimantan Selatan dan Penjelasannya, Rumah adat suku Banjar Kalsel

Ciri-ciri Rumah Adat Kalimantan Selatan :

Berdasarkan hasil penelitian dan survei Tim Depdikbud Kalimantan Selatan, ciri-ciri rumah adat Kalimantan Selatan adalah :
  1. Memiliki Atap Sindang Langit tanpa plafon
  2. Tangga Naik selalu ganjil
  3. Pamedangan diberi Lapangan kelilingnya dengan Kandang Rasi berukir.

Desain Bentuk Rumah Adat Kalimantan Selatan dan Penjelasannya, Rumah adat daerah Banjar

Itu dia sedikit pelajaran arsitektur tradisional tentang Desain Bentuk Rumah Adat Kalimanatan Selatan dan Penjelasannya, semoga bermanfaat. Ahir kata, salam berbagi, salam budaya, salam Cinta Arsitektur Tradisional Nusantara!!

Informasi Properti Rumah dan Perumahan di Indonesia


Post a Comment